Hormon Saat Kehamilan

Hormon saat kehamilan – Setiap orang harus memiliki hormon untuk dapat bertahan hidup. Hormon membantu sistem metabolisme (semua reaksi kimia di dalam tubuh yang terdiri atas reaksi mengurai molekul senyawa organik sari makanan menjadi energi, dan reaksi merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu untuk diserap oleh tubuh).

Jika tidak ada hormon, sulit bagi manusia untuk hidup. Bahkan, hormon sudah dibutuhkan sejak masa konsepsi untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan embrio. Hormon adalah substansi atau zat yang dihasilkan berbagai kelenjar endokrin di dalam tubuh dan beredar di dalam darah. Pada tubuh perempuan, hormon yang dimiliki di antaranya estrogen, yaitu hormon yang mengatur perkembangan dan menjaga ciri-ciri kewanitaan. Ada juga hormon progesteron yang akan mengingkat selama kehamilan.

hormon kehamilan
Untuk kehamilan, tubuh membutuhkan lebih banyak hormon, seperti Human Chorionic Gonadotropin (HCG), prolaktin, kortisol, oksitosin, dan banyak lagi. Hormon-hormon ini dibutuhkan sebagai persiapan kehamilan, pematangan sel telur agar siap dibuahi, penebalan dinding rahim sebagai tempat melekatnya hasil pembuahan (konsepsi), pertumbuhan embrio menjadi janin, pertumbuhan janin, hingga saat persalinan dan menyusui. Jika produksi hormon tak sesuai dengan kebutuhan akan terjadi bermacam gangguan, seperti pertumbuhan janin tidak optimal, proses persalinan tersendat, ataupun produksi ASI kurang lancar.

Jenis Jenis Hormon Saat Kehamilan

Berikut adalah hormon-hormon yang sangat dibutuhkan selama kehamilan, sekaligus oragn-organ apa saja yang memproduksi dan apa saja manfaat dari hormon tersebut.

1. Hormon Estrogen

Dihasilkan oleh korpus luteum yang ada di dalam indung telur dan plasenta yang terbentuk beberapa minggu setelah terjadinya pembuahan.

  • Manfaat
    Membesarkan puting payudara sehingga ibu mudah untuk menyusui si buah hati, merangsang pertumbuhan kelenjar susu, menguatkan dinding rahim yang bermanfaat untuk merngatasi kontraksi saat bersalin, serta melunakkan jaringan-jaringan tubuh.
  • Gangguan
    Pegal dan sakit pada otot.

2. Hormon Progesteron

Dihasilkan oleh kelenjar adrenalin, otak, dan plasenta selama ibu sedang hamil.

  • Manfaat
    Membantu lapisan dinding rahim dalam menyangga plasenta, menghindari kontraksi atau pengerutan otot-otot rahim yang dikhawatirkan menyebabkan persalinan dini, dan menyiapkan payudara untuk menyusui.
  • Gangguan
    Kadar progesteron rendah, menyebabkan pembuluh darah melebar, kembung dan sembelit, suasana hati kerap tak stabil, suhu tubuh meningkat, mual.

3. Hormon Prolaktin

Hormon prolaktin ini diproduksi di dalam kelenjar pituitari.

  • Manfaat
    Untuk meningkatkan jumlah sel penghasil ASI, sehingga payudara dapat memproduksi ASI dengan optimal. Kebutuhan bayi akan ASI pun tercukupi.

4. Hormon Prostaglandin

Hormon ini biasanya diproduksi ketika janin siap lahir sehingga memudahkan ibu melalui persalinan.

  • Manfaat
    Hormon ini bertugas merangsang kontraksi saat proses persalinan berlangsung.

5. Hormon Endorfin

Selama hamil produksinya meningkat kemudian memuncak menjelang dan saat persalinan, sehingga ibu merasa tenang saat bersalin.

  • Manfaat
    Memberikan rasa tenang dan menghilangkan rasa sakit.

6. Hormon Kalsitonin

Hormon Kalsitonin ini ihasilkan oleh kelenjar tiroid.

  • Manfaat
    Membantu proses pembentukan dan perkembangan tulang janin, menghentikan transfer kalsium dari tulang ke aliran darah sehingga perkembangan tulang janin berlangsung baik.

7. Hormon Relaksin

Hormon relaksin ini diihasilkan di dalam ovarium atau indung telur.

  • Manfaat
    Membantu merangsang relaksasi otot panggul selama kehamilan dan persalinan. Ketika siap bersalin hormon ini akan melemaskan otot-otot mulut rahin untuk mendukung kerlancaran persalinan.

8. Hormon Tiroksin

Hormon Tiroksin ini dihasilkan di dalam kelenjar tiroid.

  • Manfaat
    Membantu pembentukan dan perkembangan sistem saraf pusat janin, mengingkatkan konsumsi oksigen janin, membantu janin agar mampu memetabolisme protein dan karbohidrat.

Semua hormon harus seimbang, tidak boleh ada yang mendominasi atau kekurangan. Keseimbangan ini penting agar janin tetap sehat, selain agar kehamilan dan persalinan berlangsung lancar. Oleh karena itu, pemeriksaan hormon penting dilakukan. Bisa dilakukan sebelum hamil, paling lambat pemeriksaan dilakukan di usia kehamilan 7 minggu. Tujuannya, supaya diketahui keseimbangan hormon ibu, jika tidak seimbang bisa diperbaiki dengan pemberian obat atau suplemen makanan.

Demikianlah artikel tentang pentingnya hormon saat kehamilan. Semoga kita dapat menjaga kesehatan hormon-hormon tersebut, demi kelangsungan hidup yang sehat dan baik. Mau tahu jus herbal yang dapat meningkatkan hormon pada saat kehamilan? Jus herbal tersebut adalah jus kulit manggis dan daun sirsak. Sekarang ada lho jus kulit manggis dan daun sirsak yang siap diminum. Khasiatnya sungguh luar biasa. Simak lebih lanjut -> Obat Hormon Progesteron

obathormonprogesteron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *